Pink Beach Bima dan Nisa Ndoko, 2 Pantai yang Tak Kalah Indah dengan Taman Nasional Komodo

Gak cuma di Flores, ternyata di Bima ada Pink Beach juga loh! Bedanya, Pink Beach Bima lebih alami karena masih jarang wisatawan yang mengunjungi pantai ini. Kira-kira seperti apa ya pantainya?

***

Pantai berpasir putih atau hitam mungkin udah umum, tapi gimana kalo pasirnya berwarna pink? Pasti menarik banget!

Pink Beach sering diartikan dengan pantai berwarna pink, padahal sebenernya pasir di pantai ini berwarna merah. Pasir ini terbentuk dari serpihan koral merah (red coral) yang terbawa arus sampai ke pantai tersebut. Tapi yasudahlah, secara kasat mata Pink Beach memang berwarna pink kok.

Seiring berjalannya waktu, wisatawan sering mengambil pasir pink sebagai oleh-oleh, menjadikan kadar ke-pink-an di pantai tersebut semakin menipis. Nah, sekarang di bandara (terutama di Lombok dan Flores) sudah ada detektor kalo kamu ngambil pasir pink atau engga. So, jangan coba-coba ngambil pasir pink ya, supaya wisatawan lain juga bisa menikmati keindahan pink beach!

 

“Pink Beach Bima yang sangat menawan”

 

Keberadaan Pink Beach di Indonesia tersebar di beberapa wilayah. Yang paling terkenal ada di Flores dan Lombok, serta di Bima yang bakalan saya bahas pada artikel ini.

 

[Baca juga : Pelesir Flores : Sail Your Dream, Part 2]

 

Letak dan Cara Menuju Pink Beach Bima

 

“View dari tebing Pink Beach Bima”

 

Toro Mbala Beach, atau lebih dikenal Pink Beach Bima, letaknya di Kecamatan Lambu, Bima, Nusa Tenggara Barat. Kalo kamu ke Bima, sempatkan dirimu mengunjungi pantai ini ya. Kalo kata orang Bima, “Gak ke Bima kalo ga mengunjungi Pink Beach di sini”.

Kamu harus menyewa kapal dari Pelabuhan Sape untuk bisa sampai ke Pink Beach Bima. Ya seperti sailing trip di Taman Nasional Komodo, kamu bisa mampir ke beberapa pulau yang ada di sekitarnya. Banyak loh pulau-pulau di sekitar Bima, ada Pulau Kelapa, Tanjung Mariam, Nisa Ndoko, dan masih banyak lagi!

Saya rekomendasikan untuk mengunjungi Pink Beach Bima dan Nisa Ndoko. Harga sewa kapal yaitu Rp1.200.000,- untuk 2 destinasi tersebut. Karena sailing trip waktu itu saya berdelapan orang, jadinya cuma ngeluarin uang Rp150.000,- untuk sailing trip seharian. Gak mahal-mahal banget, kan? 🙂 Untuk penyewaan kapal bisa langsung di Pelabuhan Sape, tek-tok gitu.

 

Sailing Trip Bima : Pink Beach dan Nisa Ndoko

Perjalanan dari Pelabuhan Sape menuju Pink Beach Bima sekitar 1 jam. Bukit-bukit gersang akan terlihat selama perjalanan, persis seperti sailing trip Flores. Sesampainya di Pink Beach Bima, kamu akan takjub betapa indahnya pantai ini, serta lautan yang berwarna biru cerah.

Pink Beach Bima terbilang masih sangat alami, dan wisatawan masih jarang berkunjung ke pantai ini. Pasir pink yang sangat halus, terkadang masih ada koral merah utuh, membuat para wisatawan enggan rasanya meninggalkan pantai yang sangat indah ini. Beberapa cottage udah dibuat supaya kamu bisa ngadem dari sinar matahari. Serius, sinar matahari di tempat ini lumayan ganas. Bahkan pasir pantainya aja bisa bikin kulit kaki terbakar.

 

“Soft coral di Pink Beach Bima”

 

“Soft coral berbentuk hati”

 

“Cottage dengan view yang sangat indah”

 

“Menikmati view Pink Beach Bima dari cottage…”

 

Nah, disarankan buat memakai kacamata hitam selama di Pink Beach Bima ini ya. Pasir pink yang sangat halus bisa bikin kamu kelilipan terus, apalagi kalo ada angin. Udah deh penglihatan pasti terganggu banget.

Kamu juga bisa trekking 5 menit buat menaiki puncak tebing yang ada di Pink Beach Bima. Kalo menurut saya sih ini recommended banget, biar bisa melihat view laut dan Pink Beach Bima dari atas. Jangan lupa pakai sendal ya, kalo kaki ayam dijamin telapak kaki kamu kesakitan.

 

“View dari atas tebing”

 

“View laut yang keren banget!”

 

“Berfoto dari atas tebing Pink Beach Bima”

 

Snorkeling di Pink Beach Bima juga sangat disarankan loh! Kamu bisa melihat berbagai macam terumbu karang dengan berbagai macam warna. Karena masih sangat alami, bahkan ada yang menemukan ular laut berwarna hitam-putih sedang bersembunyi di balik terumbu karang. So hati-hati juga guys!

Selesai dari Pink Beach Bima, kamu bisa mengunjungi Nisa Ndoko atau Pulau Ndoko yang ga jauh dari Pink Beach. Dengan hanya butuh waktu 15 menit, kamu sudah bisa mengunjungi pulau eksotis ini.

Nah, kalo kamu pernah ke Pulau Kelor di Flores, kamu akan teringat kalo view dari puncak bukit Nisa Ndoko ini mirip-mirip seperti Pulau Kelor. Cuma butuh waktu 5 menit buat sampe ke puncak bukit ini. Kalo kamu penasaran dengan pantai yang ada di bawah bukit, coba berenang di sekitarnya dan… wah! Dijamin gak nyesel karena pantai di Nisa Ndoko ini hampir belum terjamah dengan wisatawan lain!

 

“Daratan Nisa Ndoko”

 

“Trekking ke puncak tebing Nisa Ndoko. Gak tinggi kan?”

 

“View dari puncak tebing Nisa Ndoko”

 

“Dijamin gak nyesel ke Bima!”

 

“Berenang di pantai Nisa Ndoko. Dari atas keren banget!”

 

Ini dia video perjalanan saya menelusuri objek wisata di Bima!

 

[Baca juga : Pantai Lariti, Punya Sunrise yang Juara. Kamu Harus Segera Liburan ke Bima!]

***

Gimana? Tertarik sailing trip Bima? 🙂

Comments

  1. Alek

    Pernah main ke Bima dan bener2 gak tau kalo di sana ada Pink Beach. Jadinya ya buat transit doang buat lanjut ke Komodo. Waah kalo tau mah pasti mampir. Keren parah mas! Ditunggu perjalanan selanjutnya hehe

    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
  2. idris

    Pink beach bukan hanya punya lombok yaa. Batunya ada berbentuk hati juga, itu rumput-rumputnya warnanya gak hijau yaa atau memang fhotonya di edit

    1. Post
      Author
    1. Post
      Author
    1. Post
      Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *