5 Alasan Kenapa Kamu Wajib Datang ke Suoh Lampung!

Berani mengunjungi objek wisata yang masih sangat alami dan anti-mainstream? Atau ingin mencoba seberapa kadar petualang-nya kamu? Ini dia beberapa alasan kenapa kamu harus banget ke Suoh Lampung!

***

Dari awal-awal saya mulai traveling, saya sangat terpesona dengan keindahan alam di Lampung. Selain jarak Jakarta-Lampung yang cukup dekat, gampang dan biaya di Lampung yang masih terjangkau, Lampung menyimpan segudang keindahan alam tersembunyi yang pastinya bikin kamu pengen balik lagi kesini!

Begitu mendengar kata β€œobjek wisata di Lampung”, apa yang ada di benakmu?

Pahawang, Kiluan, Gajah Way Kambas, Krakatoa, Mahitam, Danau Ranau, atau Suoh?

Memang, belum banyak yang tau tentang Suoh, salah satu objek wisata di Lampung Barat yang sedang naik daun ini. Suoh merupakan salah satu wilayah yang dikelilingi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Objek wisata unggulan di Suoh ini seperti danau dan kawah panas bumi.

Kali ini saya berhasil menginjakkan kaki di tanah Suoh yang bakalan menjadi destinasi unggulan sebagai potensi wisata panas bumi di Lampung Barat. Satu kata buat Suoh : AMAZING!! Kenapa saya bilang begitu? Ini dia alasannya!

 

[Baca juga : Seru! Keliling Hutan dengan Gajah-gajah di Way Kambas Lampung]

 

1. Jauh Tapi Memikat Hati

Suoh jauh? Iya, memang jauh kalo dari kota Lampung. Perjalanan yang memakan waktu 8-9 jam untuk sampai ke Suoh menggunakan mobil memang melelahkan, tetapi kamu bisa mengunjungi wisata-wisata lain di Lampung Barat sebelum menuju Suoh, seperti Danau Ranau, Bukit Kabut Bawang Bakung, Batu Brak, dan masih banyak lagi. Ajak juga teman-temanmu agar perjalanan lebih menyenangkan!

 

“Bukit Kabut Bawang Bakung”

 

“View sawah di Batu Brak”

 

2. Sejarah Suoh Lampung yang Menarik dan Patut Dipahami

Dikisahkan pada tahun 1921, ada 2 orang sahabat bernama Naguang Sakti dan Naguduk Sakti merencanakan untuk membuat pemukiman dan lahan pertanian di daerah Lembah Pematang Sawa. Setelah membuat mukim dan berhasil menanam padi di daerah tersebut, hasil panen tidak habis sampai ke musim berikutnya.

Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk mencari penduduk dari desa lain agar ikut membangun pemukiman tersebut. Mereka berdua berpisah, dan akhirnya bertemu kembali pada tahun 1923 dengan membawa 2 orang, yaitu Mat Toher dan Ismail. Mereka tinggal di Lembah Pematang Sawa yang kini bernama Suoh.

 

“Aerial view Suoh Lampung. Photo by @ilhamaras99

 

Tahun demi tahun, masyarakat berdatangan ke Lembah Pematang Sawa, dan tepat tahun 1927 hasil pertanian sangat melimpah. Sayangnya, masyarakat kurang bersyukur akan hasil panen tersebut dan berbuat kemaksiatan.

Suatu hari, datanglah seorang ulama bernama Syekh Abdullah Mukowi, yang mengajak penduduk untuk kembali ke jalan yang benar. Akan tetapi, masyarakat menolak ajakan tersebut dan menentangnya selama 6 tahun. Walaupun terdapat ulama-ulama lain yang ikut menyebarkan ajaran Islam, hanya sedikit pengikut ulama-ulama tersebut.

Pada tahun 1993, meletuslah Gunung Ratu yang berada di daerah Lembah Pematang Sawa, ditandai dengan banyaknya burung yang pindah dari Gunung Ratu melewati Lembah Pematang Sawa. Sayangnya, masyarakat tidak menyadari akan tanda-tanda tersebut, sehingga pada saat letusan terjadi masyarakat panik berhamburan dan harus mengungsi ke kampung lain.

Nah, letusan Gunung Ratu tersebut menyisakan kubangan-kubangan besar. Ada 5 kubangan besar yang sekarang menjadi 5 danau, seperti Danau Lebar, Danau Minyak, Danau Asam, Danau Belibis, dan Danau Perikanan yang kini menjadi sawah.

 

“View di Suoh yang sangat indah…”

 

3. Objek Wisata yang Masih Alami dan Sangat Mempesona

Berbeda dari objek wisata lainnya, Suoh menyuguhkan pesona alam yang gak kalah kerennya dari objek wisata lain! Dengan menggunakan ojek pergi-pulang seharga Rp65.000,- dari penginapan di Suoh menuju objek-objek wisata, kamu bisa puas menjelajahi Suoh mengelilingi danau dan kawah panas bumi!

Kenapa menggunakan ojek? Jalan menuju objek wisata masih berupa tanah dan berbukit-bukit, butuh pengendara motor yang handal agar kamu bisa melewati rintangan ini. Oh ya, disarankan untuk menyewa tour guide selama menjelajahi Suoh, agar kamu tetap aman selama perjalanan. Ini dia destinasi wisata Suoh yang saya kunjungi!

 

“Perjalanan menuju objek wisata di Suoh”

 

a. Danau Minyak

Denger kata Danau Minyak, jangan-jangan danau ini banyak minyaknya! Engga kok, Danau Minyak berarti danau yang sangat bening seperti minyak. Tapi hati-hati ya, konon disini banyak buaya loh. Gak cuma di danau ini aja, tapi di Danau Lebar dan Danau Asam juga ada buaya-nya.

 

“Danau Minyak dilihat dari jauh”

 

b. Kawah Nirwana

Dengan view seperti hutan mati beserta uap panas dari kawah, menjadikan Kawah Nirwana sebagai objek wisata yang sangat diminati para wisatawan. Sudah ada pembatas agar kamu gak bisa mendekati kawah tersebut. Beberapa spot/lantai yang rentan retak juga ditandai dengan batu dan ranting agar kamu ga menginjakkan kaki di spot tersebut.

 

“View Kawah Nirwana yang seperti hutan mati”

 

“Melihat dari dekat Kawah Nirwana”

 

c. Keramikan

Nah, ini yang menurut saya objek wisata yang sangat menarik! Keramikan diartikan sebagai spot/lantai yang rentan retak seperti keramik, jadi kamu gak boleh sembarangan menginjakkan kaki. Berbeda dengan Kawah Nirwana, objek wisata Keramikan terkesan lebih cerah dan Instagramable!

 

“Kawah panas bumi di Keramikan. Hawanya bener-bener panas disini”

 

“Hati-hati dengan lantainya, nanti retak!”

 

d. Pasir Kuning dan Danau Lebar

Pasirnya beneran kuning loh, dan kamu harus hati-hati kesini, jangan sampai salah menginjakkan kaki di tanah yang lunak/basah. Kalo engga… nanti kaki kamu bisa masuk sampe ke dalem tanah. Kalo ditelusuri lagi, di dekat Pasir Kuning ada juga buaya Danau Lebar yang sangat indah.

 

“Say hello from Pasir Kuning!”

 

“View Danau Lebar”

 

e. Danau Belibis

Bisa dibilang ini spot baru dan sangat Instagramable. Sudah dibangun spot foto berbentuk bintang, hati, dan sarang burung agar fotomu makin kece. Kamu diharuskan membayar Rp5.000,- untuk masuk kesini.

 

“View dari atas Danau Belibis. Keren!”

 

“Sudah disediakan beberapa spot foto di sekitar Danau Belibis”

 

f. Pohon Jomblo

Jangankan manusia, ternyata pohon pun bisa menjomblo. πŸ™ Sebenernya ada beberapa Pohon Jomblo di sekitar Danau Asam ini, kok mereka gak pacaran aja ya? *mikir*

 

“Kasihan pohonnya πŸ™ “

 

“Jomblo ngeliat jomblo πŸ™ “

 

4. Murah!

Trip Suoh terbilang cukup murah, apalagi kalo kamu share-cost dengan teman-temanmu! Ini dia biaya pengeluaran selama di Suoh.

  • Sewa tour guide : Rp200.000,- (sharing)
  • Sewa motor Suoh dan driver PP : Rp65.000,-/orang
  • Penginapan selama di Suoh : Rp200.000,- (sharing)
  • Makan di penginapan (bisa request makan pagi/siang/sore/malam) : Rp20.000,-/orang

 

“Mau murah atau mahal, yang penting Suoh keren banget!”

 

5. Berenang Bersama Buaya, Berani?

Saat perjalanan menuju penginapan di Suoh, kita melihat semacam rawa kecil yang airnya bening di bawah jembatan. Air dari rawa ini dari Danau Asam, yang memang terdapat buaya di danau itu. Jadi, kamu berani uji nyali berenang di sini? πŸ™‚

 

“Jadi ini buayanya?”

 

***

Suoh sangat menarik buat dikunjungi, bukan? Nah, buat kamu yang pengen mengunjungi Suoh, bisa kontak di Instagram @orangsuoh ya! πŸ™‚

Comments

  1. liana

    wow, menarik banget ya kak Suoh Lampung itu.
    saya pernah ke Lampung tapi banyak ngabisin waktu di pantai, sampe2 engga keliling kotanya πŸ˜€
    mesti balik lg nih ke Lampung buat explore Suoh.

    makasih infonya kask πŸ™‚

    1. Post
      Author
      Heri Andiyani

      Suoh Lampung sebenernya lumayan jauh dari kota Lampung, karena termasuk daerah kabupaten.
      Tapi objek wisatanya gak kalah keren smaa wisata-wisata Lampung lainnya. πŸ˜€
      Ayo kesini, Mba. πŸ˜‰

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *