Ada Keceriaan Di Pangalengan

Bosan dengan kemacetan Jakarta, gua pun pergi ke Bandung untuk sedikit melepas penat bersama teman-teman pengguna Instagram. Seperti apa keceriaan di Pangalengan?

Satu hobi, satu tujuan. Itulah yang dirasakan para traveler yang juga menggunakan aplikasi Instagram sebagai moment-sharing mereka. Gak tanggung-tanggung, mereka juga siap nganterin keliling kota tempat mereka tinggal. Tapi dengan satu syarat : kamu harus ceria. 🙂

[Baca juga : Tips mendapatkan teman traveling di Instagram]

 

Kali ini gua ke Pangalengan di Bandung bersama traveler dari Jakarta dan beberapa IGerSociety Bandung : Doni, Irfan, Gerry, dan Bang-Sat (well, we called him with this nickname). Berangkat dari Jakarta menuju Bandung menggunakan travel sebenernya bukan opsi yang bagus, mengingat Bandung selalu ramai saat weekend dan pastinya macet. Berhubung tiket kereta udah habis, mau gamau harus naik travel. Perjalanan dimulai pukul 06.30 dan butuh waktu sekitar 4 jam untuk sampai ke Surapati, Bandung. Meeting point kita yaitu di daerah Tubagus Ismail. Sambil menunggu yang lain tiba, gua dan Doni makan siang di daerah Dago.

Tujuan pertama kita yaitu camping di Situ Cileunca, Pangalengan. Setelah semua orang berkumpul, kita baru jalan dari Dago pukul 18.00. Itu pun harus sewa beberapa peralatan camping. Gerry menyarankan untuk sewa sleeping bag karena disana nanti bakalan dingin banget. Maklum, berhubung datang dari tempat yang jauh dan isi tas udah gak muat jadinya harus nyewa sleeping bag. Berikut ini rincian peralatan camping yang disewa.

  • Tenda Java ¾ (1) @ Rp 40.000,-
  • Tenda Java 2 (1) @ Rp 30.000,-
  • Sleeping Bag (2) @ Rp 5.000,-
  • Matras thermal (2) @ Rp 5.000,-
  • Lentera tenda (1) @ Rp 10.000,-
  • Lentera tenda kecil (1) @ Rp 5.000,-
  • Kompor gas (1) @ Rp 10.000,-

 

“Tenda di Situ Cileunca”

Kita baru sampai di Situ Cileunca pukul 21.30 dan langsung mendirikan tenda di sekitar danau, tepatnya di belakang tulisan “Situ Cileunca”. Dari awal kedatangan, gua udah ngerasa aneh kenapa yang camping hanya geng kita, padahal ini malem minggu. Doni dan Gerry sibuk mengatur posisi tenda agar saat difoto lebih instagram-able. Mereka berdua juga bantu mencari penduduk sekitar agar mendapat izin berkemah di sekitar danau. Gua dan Irfan bantu mencari kayu bakar… dan hasilnya nihil karena kita nyarinya udah kemaleman. Sedangkan Bang-Sat merapikan tenda serta isi-isinya.

Pangalengan berbeda dengan Lembang. Tempatnya asri dan belum banyak yang berkunjung ke tempat ini. Sedangkan Situ Cileunca merupakan objek wisata alam dengan luas 181 Ha. Selain pesona alam pegunungan yang sejuk, ada juga Flying Fox, Arung Jeram, dan Jet Ski. Objek wisata ini juga suka dijadiin tempat jogging di hari Minggu pagi. Kalo malem hari suka ada penduduk yang memancing di sekitar danau.

Setelah bangun tenda dan cari kayu bakar, kita bingung mau ngapain. Ga ada hiburan, even kartu pun gak kepikiran. Cuaca yang semakin dingin makin bikin gua ngantuk. Alhasil kita hanya ngobrol sambil minum segelas Energen. Doni yang lagi ga enak badan pun langsung tidur. Gerry lagi sibuk fotoin bintang, maklum fotografer. Sebenernya saat itu lagi banyak kabut, jadinya susah banget fotoin bintang-bintang.

Keesokan harinya kita bangun jam 5 pagi untuk ngeliat sunrise. Sayangnya, pengelola wisata meminta kita buat beresin tenda jam 6 pagi karena lokasi bakalan dipake buat beraktivitas. Kita juga harus bayar Rp 10.000,-/orang sebagai tiket masuk wisata. Alhasil kita harus beresin tenda dulu, baru foto-foto sambil menikmati sunrise. Keceriaan pun dimulai dari sini. Semuanya pada rebutan foto di atas perahu dengan view sunrise. Walau tangan udah beku habis beresin tenda, tapi kita tetep semangat berfoto. Hahahahaha.

“Sunrise di Situ Cileunca”
“Foto di perahu Situ Cileunca”
[Baca juga : Aplikasi Penunjang Traveling Kamu]

 

Gak hanya deket perahu, kita juga mengabadikan momen di sekitar dermaga yang lokasinya gak jauh dari tepi danau. Berbagai macam gaya foto udah kita coba. Mulai dari foto satu orang, sampe rame-rame ala instameet. Maklum kebetulan banget pada pake jaket yang warnanya kayak Teletubbies.

“Foto di dermaga Situ Cileunca”

Puas berfoto di Situ Cileunca, kita menuju Cukul Pangalengan. Butuh waktu sekitar 20 menit untuk sampai ke tempat ini. Sebenernya Cukul merupakan perkebunan teh dengan view dari atas bukit, tetapi belum ada penanda bahwa tempat itu bernama “Cukul” yang suka dijadikan objek wisata oleh para pengguna Instagram. Keunikan dari Cukul ini adalah view perkebunan teh dari atas bukit dengan jalanan yang berkelok-kelok.

“Berfoto di Cukul, Pangalengan”

Selesai menjelajahi Pangalengan, kita langsung menuju Dago untuk istirahat sambil bersih-bersih. Dan yang ada di pikiran gua horror banget : BESOK SENIN!

Comments

  1. Pingback: 5 Curug Dengan Akses Gampang Dan Harus Kamu Kunjungi. Nomor 3 Viral Banget! - Heriand.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *