Kerja Atau Traveling? Tips Buat Kamu Yang Kerja Dan Suka Traveling

“Her, kerja lo sekarang traveling?”

“Her, kok lo lebih sering keliatan jalan-jalan?”

“Her, kok bisa traveling dalam jangka waktu yang lama?”

Bagi temen-temen yang udah kenal sama saya, pasti pernah nanya pertanyaan di atas. Kalo saya jawab ya pasti jawabannya dijadiin candaan. Maklum, suka ga enak kalo ternyata anaknya sering jalan-jalan…

Well, jujur aja saya memang suka traveling (ya emang bisa diliat sih). Bagi saya sendiri, traveling udah di posisi kebutuhan sekunder. Untungnya bukan primer ya, karena saya masih punya pekerjaan utama dan menjadikan traveling sebagai hobi di waktu luang (atau kalo lagi pengen hahahaha). Tentu saja kalo saya disuruh pilih antara kerja atau traveling, pasti pilihan saya adalah kerja. Maklum, mengais uang lebih sulit daripada ngabisinnya.

Kalo kata orang-orang, traveling itu bikin ketagihan. Apalagi kalo habis liat postingan pengguna di FaceBook atau Instagram yang lagi traveling, rasanya pengen banget langsung meluncur kesana. Permasalahannya, apakah ada waktu? Apakah transportasi cukup memadai? Apakah uangnya ada?

Nah, kali ini saya akan berbagi tips buat kamu yang hobi traveling dan juga udah punya pekerjaan. Check this out!

 

1. Buat list destinasi yang ingin kamu kunjungi

“Candi Borobudur”

Kamu punya tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi? Yuk, buat list destinasinya! Kamu bisa melakukannya saat kamu sedang mengakses social media. Dengan adanya list destinasi ini, kamu akan lebih gampang mengatur jadwal traveling kamu.

Challenge : Selain membuat list destinasi, kamu juga bisa mencari tahu bagaimana keadaan dan akses ke destinasi tersebut.

 

2. Manfaatkan cuti dan tanggal merah

Cuti atau tanggal merah hanya tidur di rumah? Ada baiknya manfaatkan waktu liburmu buat traveling. Kalo saya sendiri biasanya saya kumpulkan jatah cuti untuk keperluan traveling. Begitu ada tanggal yang pas dan ada banyak libur nasional, saya manfaatkan jatah cuti saya dan bisa berlama-lama traveling. P.S.: saya pernah cuti selama 16 hari dengan memanfaatkan metode di atas.

Challenge : Ambil cuti yang banyak dalam satu waktu, kemudian traveling ke tempat yang jauh.

 

3. Traveling saat weekend. Why not?

“Penanjakan Gunung Bromo”

Kalo kamu lagi ngumpulin jatah cuti, atau cuti kamu udah habis, kamu bisa traveling saat weekend. Saat ini, sudah banyak sekali objek wisata yang bisa kamu kunjungi. Saya contohkan seperti Pahawang (Lampung), Krakatau (Lampung), dan Kepulauan Seribu (Jakarta). Resikonya ya objek wisata akan lebih ramai oleh pengunjung saat weekend. Untuk itu, persiapkan dirimu dan ambil waktu yang pas buat traveling saat weekend.

Challenge : Kalo kamu punya uang yang cukup,kamu juga bisa traveling menyeberangi pulau dengan membeli tiket pesawat di hari Jum’at malam dan kembali lagi di Minggu malam. Psst, jangan lupa ke kantor lagi ya!

 

4. Ajak teman kamu yang punya misi yang sama

Punya teman yang juga suka traveling? Nah, saatnya kalian traveling bersama! Banyak yang bilang kalo mencari teman traveling itu sesulit mencari pacar (halah). Dengan adanya teman traveling, kamu akan lebih gampang mengatur jadwal traveling kamu. Apalagi kalo kalian melakukan share-cost traveling, kamu akan sangat terbantu dari segi finansial.

Challenge : Ajak teman-teman kamu traveling bersama ke tempat yang belum pernah dikunjungi.

 

5. Siapkan waktu dan uang jikalau traveling mendadak

“Pahawang, Lampung”

Kamu punya kesulitan mengatur jadwal traveling? Atau ada yang mengajak kamu traveling mendadak? Nah, saya sarankan mulai sekarang kamu harus mempersiapkan dirimu kalo nanti ada yang ajak kamu traveling mendadak. Kamu bisa melakukan pendekatan dan menyatakan ke teman-temanmu yang suka traveling jikalau kamu bisa diajak saat mereka akan traveling.

Comments

    1. Post
      Author
    1. Post
      Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *