Backpacking Nusa Penida : Permata Tersembunyi Dari Bali

Unik dan menawan. Dua ulasan yang dikatakan para turis mancanegara begitu saya menanyakan tentang Nusa Penida. Bali tak hentinya mempunyai objek wisata yang indah.

Dua kali saya mengunjungi Nusa Penida, dan saya masih ingin mengunjungi pulau ini. Pantai yang masih sepi dan indah, pasir putih dan laut biru yang begitu menawan, tebing-tebing indah dengan suara deruan ombak, membuat saya tidak pernah lupa akan keelokan pulau ini.

Nusa Penida merupakan bagian dari Kabupaten Klungkung dan terletak di sebelah tenggara Pulau Bali. Pulau ini merupakan pulau terbesar dibandingkan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Konon, Nusa Penida adalah tempat di mana tahanan dinasti Gelgel dari Bali ditahan dan dipenjara di abad ke-18 di bawah penguasaan Majapahit. Dinasti Gelgel adalah penakluk Nusa Penida dengan membunuh raja Dalem Nusa di kerajaan Nusa Penida. (source: nusapenida.com )

 

Bagaimana cara ke Nusa Penida?

Nah, kamu bisa ke Nusa Penida dengan kapal dari Pantai Sanur atau Pelabuhan Padang Bai. Dari Pantai Sanur, kamu bisa mencari booth Maruti Express dengan harga tiket Rp 75.000,-. Lama perjalanan dari Sanur – Nusa Penida hanya 50 menit dengan menaiki fastboat. Kalau dari Pelabuhan Padang Bai saya belum pernah, karena menuju Nusa Penida-nya saja membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam.

 

Apa yang harus disiapkan sebelum ke Nusa Penida?

Kalau menurut saya, tidak perlu persiapan yang matang untuk pergi ke Nusa Penida, kecuali bila ada maksud tertentu (misalnya foto pra-wedding, camping, dll). Dengan keadaan Nusa Penida yang semakin maju, kamu bisa membeli perlengkapan di toko/pasar sekitar Kabupaten Klungkung. Akan tetapi, saya sarankan untuk membawa sunblock karena terik matahari disana lebih panas dibandingkan Pulau Bali sendiri.

 

Bagaimana dengan transportasi dan penginapan?

Semakin banyaknya wisatawan yang ingin ke Nusa Penida, maka sudah terdapat beberapa homestay sekitar dermaga Nusa Penida yang juga menyediakan sewa motor atau mobil. Rate homestay juga terjangkau, antara Rp 80.000,- sampai Rp 175.000,-. Untuk sewa motor mempunyai rate Rp 75.000,- sampai Rp 90.000,-.

 

Apakah membutuhkan tour guide?

Ada baiknya kamu bersama tour guide untuk mengurangi resiko selama menjelajahi Nusa Penida. Tour guide bisa kamu tanyakan ke pemilik homestay, atau mengajak teman yang pernah mengunjungi Nusa Penida.

 

Ke mana objek wisata yang harus dikunjungi?

Hampir semua objek wisata di Nusa Penida pernah saya kunjungi. Sebelum saya memberikan ulasan satu-persatu, ada baiknya kamu mengetahui posisi setiap objek wisata. Dengan mengetahui posisi ini, kamu bisa mengunjungi seluruh objek wisata di setiap bagian hanya dalam satu hari saja!

Bagian Barat :

  • Broken Beach / Pasir Uug
  • Angel’s Billabong
  • Kelingking Beach
  • Guyangan
  • Tembeling

Bagian Timur :

  • Suwehan Beach / Volcom Beach
  • Pulau Seribu (Thousands Island)
  • Atuh Beach


Broken Beach / Pasir Uug & Angel’s Billabong

“Broken Beach / Pasir Uug”

Awal saya mengunjungi objek wisata di Nusa Penida yaitu Broken Beach / Pasir Uug. Dari dermaga Nusa Penida memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan motor untuk sampai kesini. Kamu akan disuguhi pemandangan laut yang sangat indah dengan deruan ombak yang menghantam tebing-tebing.

“Angel’s Billabong”

Puas dengan Broken Beach, kamu bisa menuju Angel’s Billabong hanya dengan berjalan kaki sekitar 10 menit. Perlu diketahui bahwa ombak disini sangat ganas dan datangnya suka tiba-tiba, tidak disarankan untuk berenang di Angel’s Billabong. Kalau kamu beruntung, maka tidak ada ombak sama sekali dan kamu bisa turun ke bawah tebing.

 

Kelingking Beach

“Kelingking Beach”

Pantai ini sangat terkenal di mancanegara karena hampir terlihat seperti Navagio Beach di Yunani. Bentuk yang ikonik membuat para wisatawan ingin mengunjungi tempat ini. Kalau kamu mempunyai stamina yang cukup, maka kamu bisa menuruni tebing untuk menuju pantainya yang sangat indah.

 

Guyangan

“Guyangan”

Guyangan merupakan sumber mata air yang ada di Nusa Penida. Tempat ini juga dijadikan tempat sembahyang oleh penduduk lokal. Selama perjalanan menuju Guyangan, kamu harus menaiki dan menuruni anak tangga yang sangat banyak, kurang lebih 30 menit untuk sampai ke Guyangan. Kamu juga akan disuguhi pemandangan laut Nusa Penida beserta tebing-tebingnya yang sangat indah.

 

Tembeling

“Tembeling”

Kalau kamu ingin mandi di alam bebas, maka kamu bisa ke Mata Air Tembeling karena disini ada natural swimming pool.  Lokasi Tembeling sendiri ada di dalam hutan, dekat dengan tepi pantai. Untuk kolamnya sendiri ada yang khusus hanya untuk pria atau wanita. Untuk kolam wanita jaraknya agak jauh tetapi mereka bisa melihat keindahan pantai dari kolam.

 

Suwehan Beach / Volcom Beach

“Suwehan / Volcom Beach”

Salah satu pantai favorit saya selama di Nusa Penida. Dinamakan juga Volcom Beach karena terdapat batu berbentuk seperti lambang brand Volcom. Untuk sampai ke Suwehan Beach, kamu harus trekking menuruni tebing sekitar 20 menit. Jalurnya cukup curam, tetapi sudah disiapkan tali tambang agar wisatawan tidak terjatuh selama trekking.

 

Pulau Seribu (Thousands Island)

“Rumah di Pulau Seribu (Thousands Island)”

Pemandangan rumah dengan view bukit dan pantai merupakan ciri khas Pulau Seribu. Kamu harus menuruni tebing sekitar 20 menit untuk bisa menikmati view-nya.

 

Atuh Beach

“Atuh Beach”

Jika kamu ingin menikmati pantai dengan laut biru yang tenang dan pemandangan bukit-bukit yang indah, maka Atuh Beach cocok buat kamu. Letak pantai ini berseberangan dengan Pulau Seribu. Karena pantai ini ada di bawah tebing, maka kamu harus trekking selama 30 menit dengan menuruni tebing dan anak tangga. Oh ya, di Atuh Beach kamu juga bisa camping loh!

 

Simak video saya menjelajahi Nusa Penida!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *